Saturday, January 19, 2013

Menjaga Kesehatan Dengan Gerakan Sholat Yang Benar

Menjaga Kesehatan Dengan Gerakan Sholat Yang Benar


Selain berolahraga dengan teratur dan pola makan yang sehat, ternyata ada cara lain yang bisa kita lakukan (khususnya umat muslim) untuk lebih menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh kita. kegiatan ini sangatlah tidak asing bagi kita umat muslim, karena Sholat merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan 5 kali sehari bagi seorang muslim.

Dalam Sholat kita diwajibkan untuk Khusyu, dan semua gerakan-gerakan dalam Sholat pun harus dilakukan dengan baik dan benar karena hal ini merupakan syarat sah nya Sholat. Dalam beberapa penelitian para ilmuwan dari berbagai kalangan berhasil mengungkapkan bahwa jika gerakan Sholat dilakukan dengan benar maka hal itu bisa berpengaruh kepada kebugaran dan kesehatan tubuh kita, apalagi jika gerakan tersebut dilakukan berulang-ulang secara teratur.

Berikut ini sedikit rangkuman tentang manfaat gerakan Sholat bagi kesehatan:



POSISI TAKBIRATUL IHRAM.

Sikap tubuh : berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut

Manfaat :Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

POSISI RUKU.

Sikap tubuh : Ruku yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.

Manfaat: sikap tubuh ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, ruku adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

POSISI I’TIDAL

Sikap tubuh: Bangun dari ruku, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.

Manfaat: Itidal adalah variasi sikap tubuh setelah ruku dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.

POSISI SUJUD

Sikap tubuh: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.

Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisamengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa-gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. sikap tubuh ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik ruku maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

POSISI DUDUK

Sikap tubuh: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy ( tahiyyat awal ) dan tawarruk ( tahiyyat akhir ). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.

Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih ( urethra ), kelenjar kelamin pria ( prostata ) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, sikap tubuh irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.

SALAM

Sikap tubuh: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.

Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.

demikian rangkuman dari beberapa manfaat yang dihasilkan jika kita melakukan gerakan Sholat dengan baik dan benar, tidak perlu tergesa-gesa. Utamakan Sholat sesaat setelah memasuki waktu Sholat, selain dianjurkan agar mendapatkan ganjaran pahala yang lebih hal ini pun akan sangat membantu kita dalam hal menjaga kesehatan, karena gerakan-gerakan yang akan kita lakukan akan terjadwal dan teratur dengan baik.

Semoga bermanfaat
Salam